Pagi yang Luar Biasa


Pagi ini ba’da shubuh, setelah murattal quran, tak sengaja ku buka instagram. Dan hal mengejutkanpun terjadi. Aku melihat yayu “awani_amva” yang ternyata sedang pergi ke jepang. Begitulah kami semua santri pondok kebon jambu pesantren babakan ciwaringin menyebutnya seseorang yang sangat luar biasa. Aku melihat ig-nya yang secara tidak langsung membuatku ingat akan pesantren, ingat akan suasananya ingat betapa banyaknya kebhagiaan yang aku rasakan di pesantren itu. Dan aku sampe teringat ketika itu, nasehat terakhir yayu awa. : ( . itu semua bikin aku kangen sama suasana itu : ( suasana dimana aku diajarkan hakikat hidup yang sebenarnya, suasana dimana aku mampu berbagi berdiskusi bareng temen bareng sahabat tanpa mengenal waktu. Banyak cerita luar biasa yang Cuma ada di pesantren itu. Yang ngga aku rasain lagi itu semua disini . mengobati rasa rindu ku akan suasana itu membuatku mencoba membuka youtube, disitu aku menulis “khataman alfiyah ibn malik pondok kebon jambU”. Dan yang muncul paling atas adalah khataman tingkat santun tahun 2017 kemaren yang pas waktu itu aku jadi panitia akhirussanah sie. Konsumsi, aku juga liat langsung dan video itu berhasil bikin aku sedih sejadi-jadiinya. Aku jadi mikir kenapa? Kenapa aku ngga bisa nge khatamin alfiyah dulu . tapi semua sudah terjadi, aku sekarang sudah di bandung dan itu semua udah ngga bisa diulang. Lagipula kalo aku ngelanjutin di pesantren 1 thn lagi orang tua pasti ngga akan ngizinin. Pokoknya pagi ini aku dibuat inget sama semua kenangan-kenangan aku dulu di pesantren. Alhamdulillah aku diberi kesempatan untuk merasakan suasana pesantren, dimana disitulah aku belajar banyak hal. InsyaAllah semoga ilmu yang aku dapet disitu ngga sia-sia dan dengan suasana yang sekarang ini, aku jadi inget nasihat temen, “fik, kamu bakal ketemu banyak perbedaan di sana, jangan heran, dan jangan menyalahkan perbedaan-perbedaan itu, cobalah buat terima perbedaan, kalo kamu bingung kembaliin ke ajaran-ajaran disini, ambil keputusan berdasarkan guru-guru disini, karna ingatlah “sami’na wa atha’na” yang udah sering di sampaikan itu”

Alhamdulillah sekarang aku di bandung, dan aku juga dikelilingi orang-orang baik, yang banyak memotivasi aku secara ngga langsung 😊


Komentar